Kamis, 15 Desember 2016

DETEKSI DAN PERINGATAN DINI BAGI SATPAM BANK

Bagian 2 :  Tindakan Satpam Menghadapi Perampokan Bank
Oleh : Doddy Hidayat, SE


PELAKSANAAN ROBERY DRILL DIPERLUKAN UNTUK MENGEVALUASI PROSEDUR 
DAN  MENGUJI  KESIAPAN KARYAWAN DAN ANGGOTA SATPAM
 DIDALAM MENGHADAPI PERAMPOKAN BANK



Tindakan pencegahan telah kita ulas pada tulisan di Bagian 1, untuk Bagian 2 akan membahas mengenai tindakan apa saja yang harus dilakukan oleh anggota satpam apabila area tempatnya berjaga terjadi tindakan perampokan.

Prinsip utama pada saat terjadi perampokan pada area yang kita jaga adalah :

UTAMAKAN KESELAMATAN JIWA

Pastikan keselamatan jiwa kita sendiri dan jiwa orang lain, jangan salah bertindak yang pada akhirnya malah mengancam keselamatan diri dan orang lain!.

Perhatikan kemungkinan-kemungkinan ini :

Tindakan
% Keber-hasilan
Berhasil
% Ketidak Berhasilan
Tidak Berhasil
Melakukan Perlawanan

Melumpuhkan dan Menangkap Pelaku

Cedera fisik satpam / staff bank / nasabah
Menyelamatkan uang milik bank
Kehilangan nyawa satpam / staff bank / nasabah
Perampok kabur
Ciri-ciri perampok tidak diketahui
Perampok tidak terangkap
Uang bank hilang
Nama baik Bank tercoreng

Tindakan
% Keber-hasilan
Berhasil
% Ketidak Berhasilan
Tidak Berhasil
Tidak Melakukan Perlawanan

Selamatkan nyawa Satpam / staff bank / nasabah

Cedera fisik satpam / staff bank / nasabah
Mendapatkan keterangan tentang perampok
Kehilangan nyawa satpam / staff bank / nasabah
Perampok dapat ditangkap berdasarkan keterangan Satpam
Perampok kabur
Uang Bank dapat kembali
Nama baik Bank tetap terjaga

Sekarang coba diisi persentase (%) keberhasilan dan ketidak berhasilan melakukan atau tidak melakukan menurut pendapat berdasarkan pengalaman dan kemampuan masing-masing. Apa akibatnya? Mau memilih mana? Melakukan perlawanan atau tidak melakukan perlawanan?

Saya yakin bahwa bank telah meng-asuransi-kan setiap sen uangnya, uang yang dirampok akan ada yang mengganti, sedangkan kalau nyawa yang hilang, siapa yang akan mengganti?

Kalau nyawa kita yang hilang, siapa yang akan memberikan keterangan mengenai perampok? Kalau kita selamat, kita bisa memberikan keterangan yang akan mempermudah pihak kepolisian mengusut dan menangkap pelakunya, jadi uang dapat kembali dan pelaku dapat ditangkap.

Kalau nyawa kita melayang? Uang bank hilang dan anak dan istripun akan meratap diatas kuburan kita……. Nyawa dan kehidupan itu tidak ternilai………

Sepakat, ya? Kita sebagai penjaga keamanan mengutamakan keselamatan diri dan keselamatan orang lain.

Baiklah, sekarang kita bahas prosedur apa yang harus dilakukan apabila terjadi perampokan di area Bank yang kita jaga.
1.     Perampok masih di luar gedung
a.     Segera tutup dan kunci pintu.
b.     Nyalakan Alarm.
c.      Meminta bantuan via telepon ke kepolisian.
d.     Evakuasi staff dan nasabah ke ruangan atau lantai yang lebih aman.
e.     Tenangkan staff dan nasabah.
f.       Tunggu bantuan / polisi datang.
g.     Apabila memungkinkan lakukan evakuasi melalui jalur evakuasi yang aman.
2.     Perampok masuk kedalam gedung
a.     Tidak melakukan perlawanan dan menuruti perintah dari perampok
b.     Apabila memungkinkan, amati :
1)    Berapa jumlah pelaku perampokan
2)    Apa senjatanya (Laras pendek, laras panjang)
3)    Berapa banyak yg memegang senjata
4)    Postur tubuh (Tegap, Kurus, Gempal, dll)
5)    Warna jacket/baju dan celana
6)    Logat bicara / dialek
3.     Perampok keluar dari area gedung
a.     Segera berikan bantuan P3K apabila ada korban.
b.     Segera meminta bantuan ke kepolisian terdekat.
c.      Segera laporkan ke atasan.
d.     Amankan Decorder / Ruangan CCTV.
e.     Amankan area dan lakukan TP-TKP.
f.       Evakuasi staff dan nasabah ke tempat yang aman.
g.     Berikan informasi/keterangan kepada pihak kepolisian.

Pada prakteknya sangat tergantung kepada situasi dan kondisi, tetapi setidaknya anggota satpam memiliki pemahaman untuk mengedepankan Prinsip Mengutamakan Keselamatan Jiwa.

Kalau kita tarik lebih kebelakang, apa sifat dari pengamanan Satpam? Pengamanan Satpam bersifat PENCEGAHAN, tugas satpam adalah untuk melakukan upaya – upaya preventive. Kalau terjadi suatu kejadian maka hal itu sudah berada di dalam yuridiksi pihak kepolisian. Anggota Satpam harus melakukan analisa dan perbaikan sehingga hal tersebut dapat dihindari dan ditanggulangi (Seperti yang sudah dijelaskan pada tulisan bagian 1).

Insya Allah apa yang harus dilakukan oleh anggota Satpam apabila terjadi tindakan perampokan ini, sudah jelas, ya? Sekarang kita hanya perlu untuk meminta back up dan perlindungan dari Yang Maha Perkasa, biasakan setiap akan berangkat kerja untuk berdoa dulu memohon kelancaran dan keselamatan didalam melaksanakan tugas, pamit dan minta didoakan kepada orang tua atau istri kita masing-masing…..jangan sama istri tetangga……

Wassalam…… Terima kasih….


4 komentar: